IPA sebagai ilmu terdiri dari produk dan
proses. Produk IPA terdiri atas fakta (misalnya: orang menghirup udara dan
mengeluarkan udara dari hidungnya, biji kacang hijau muncul hipokotil dan dan
epikotilnya dan akan bertambah panjang ukurannya saat ditanam pada kapas yang
disiram air), konsep ( misalnya: udara yang dihirup ke dalam paru-paru
lebih banyak kandungan oksigennya dibandingkan udara yang dikeluarkan dari
paru-paru, logam memuai bila dipanaskan), prinsip (misalnya: kehidupan
memerlukan energi, benda tak hidup tidak mengalami pertumbuhan), prosedur (misal,
pengamatan, pengukuran, tabulasi data, analisis data) teori, (misalnya: teori
evolusi, teori asal mula kehidupan), hukum dan postulat ( misal, hukum Boyle,
Archimedes, Postulat Kock). Semua itu merupakan produk yang diperoleh melalui
serangkaian proses penemuan ilmiah melalui metoda ilmiah yang didasari oleh
sikap ilmiah.
Tampilkan postingan dengan label Silabus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Silabus. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Mei 2012
Struktur Keilmuan IPA
Agar peserta didik SMP dapat mempelajari IPA dengan benar, maka
IPA harus dikenalkan secara utuh, baik menyangkut objek, persoalan, maupun
tingkat organisasi dari benda-benda yang ada di dalam jagat raya. Dimensi objek
IPA meliputi:
a.
Benda-hidup:
mencakup (a) Plantae (tumbuhan), (b) Animalium (hewan) termasuk di dalamnya
manusia, (c) Fungi (jamur), (d) Protista, (e) Archebacteria, dan (f) Eubacteria
b.
Benda
tak hidup: mencakup (a) bumi (tanah dan batuan, air, dan udara), (b) tata surya,
(c) galaksi, dan (d) jagat raya (alam semesta)
Berdasarkan tinjauan dari segi dimensi tingkat organisasi benda
alam dapat dibuat gradasi mulai dari :
(1). Sub-atom (proton, elektron, dan neutron), (2). Atom, (3). Molekul,
(4).Unsur, senyawa, dan campuran, (5). Zat dan (6). Benda. Sebagai contoh bendanya
berupa pohon, maka dari segi zat pohon tersusun atas zat padat berupa
serat, zat cair berupa air dan zat terlarut di dalamnya terkandung juga gas
yang terdapat dalam sel maupun antar sel.
Dimensi tema/persoalan IPA dapat dikaji dari aspek-aspek
berikut (Walde University, 2002:), yaitu:
a.
Tema/persoalan
IPA sebagai proses
penemuan (Science as inquiry): menyangkut (a).
Penemuan ilmiah dan (b). Metode ilmiah.
b.
Tema/persoalan
IPA dari aspek fisika
(Physical science)
menyangkut: (a). Sifat materi
dan perubahan sifat dalam materi, (b). Gerak dan gaya, dan (c). Transfer energi
c.
Tema/persoalan
IPA dari aspek biologi (Living science) menyangkut: (a). Struktur dan fungsi dalam sistem kehidupan,
(b). Reproduksi dan Penurunan Sifat, (c).
Regulasi dan Tingkah Laku, (d),
Populasi dan Ekosistem, (e). Ke
ragaman dan Adaptasi organisme.
d.
Tema/persoalan
IPA dari aspek Bumi dan Antariksa (Earth and space science) mengkaji:
(a). Struktur sistem bumi, (b). Sejarah Pembentukan Bumi, dan (c). Bumi dan
Sistem Tata Surya
e.
Tema/persoalan
IPA hubungannya dengan teknologi (Science and techno-logy) mengkaji (a).
Rancangan-rancangan teknologi, (b).
Keterkaitan IPA dan teknologi
f.
Tema/persoalan
IPA dari perpektif personal dan sosial (Personal and social perpectives)
mengkaji, (a). Kesehatan diri, (b). Populasi, sumber daya, dan lingkungan, (c
). Bencana alam, (d). Resiko dan keuntungan, serta (e). Sains, teknologi, dan
masyarakat.
g.
Tema/persoalan
IPA dari sisi sejarah dan hakikat IPA (History and natural of science)
mengkaji, (a). IPA sebagai hasil rekadaya/usaha keras manusia, (b). Hakikat IPA
sebagai ilmu, dan (c). Sejarah perkembangan IPA sebagai ilmu.
Karakteristik Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
Pada
aspek biologis, IPA mengkaji berbagai persoalan yang berkait dengan berbagai fenomena pada makhluk hidup pada
berbagai tingkat organisasi kehidupan dan interaksinya dengan faktor
lingkungan, pada dimensi ruang dan waktu. Untuk aspek fisis, sains memfokuskan diri pada benda tak hidup,
mulai dari benda tak hidup yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari seperti
air, tanah, udara, batuan dan logam, sampai dengan benda-benda di luar bumi
dalam susunan tata surya dan sistem galaksi di alam semesta. Untuk aspek kimia,
sains mengkaji berbagai fenomena/gejala kimia baik pada makhluk hidup
maupun pada benda tak hidup yang ada di
alam semesta. Ketiga aspek tersebut, ialah aspek biologis (biotis), fisis, dan
khemis, dikaji secara simultan sehingga menghasilkan konsep yang utuh yang
menggambarkan konsep-konsep dalam bidang kajian IPA.
Langganan:
Postingan (Atom)